Cari Blog Ini

Laman

Powered By Blogger

Minggu, 11 Juli 2010

Tanda tanda cinta sejati




Anda sudah bosan berakhir pada cinta yang salah. Alih-alih mengharap cinta sejati, yang didapat malah cinta sehari. Sebelum memutuskan menerima cinta seseorang, perhatikan tanda-tandanya, apakah dia memang soulmate Anda? Ini dia tandanya.

1. Ia Sahabat Terbaik Anda
Saat sedang mengalami kesulitan, yang pertama kali terlintas di kepala Anda adalah dirinya. Ia pandai menenangkan hati Anda. Begitupun ketika bahagia, Anda tahu pada siapa kebahagiaan itu akan dibagi. Ia selalu hadir untuk Anda dalam situasi apa pun. Tak ada orang yang lebih baik mengisi peran ini daripada pasangan Anda. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut hidup.

2. Punya Banyak Kesamaan
Hasil penelitian mengungkapkan, pernikahan yang paling stabil adalah pernikahan yang melibatkan dua orang dengan banyak kesamaan. Tidak terlalu penting jenis kesamaannya apa, tapi semua itu merupakan modal untuk langgengnya hubungan. Rahasia pasangan sejati adalah, manakala Anda berdua selalu bisa menikmati bersama semua aspek kehidupan. Tidak butuh orang lain untuk membuat kalian bahagia. Apakah Anda sudah merasakannya? Jika ya, jangan lepaskan dia.

3. Kepentingan Anda adalah Segalanya
“Cinta dimulai ketika seseorang menemukan bahwa kebutuhan orang lain sama pentingnya dengan kebutuhannya sendiri.” (Harry Stack Sullivan). Dari bahasa tubuh dan sikapnya selama ini, terlihat jelas, dia memperlakukan Anda sebagai orang terpenting dalam hidupnya, bahkan seringkali dia mementingkan kebutuhan Anda ketimbang dirinya. Bila dia punya potensi itu, mungkin dia yang Anda cari. Karena cinta abadi melibatkan komitmen rela berkorban untuk kebahagiaan pasangan.

4. Cinta tak Beryarat
Coba ingat-ingat, apakah ia pernah cemberut saat Anda memakai baju yang tak sesuai seleranya? Atau Anda pernah dicueki, ketika Anda memotong rambut tanpa sepengetahuannya? Bila ya, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk memilih dia jadi kekasih. Padahal, cinta sejati adalah cinta yang tak bersyarat, mampu menerima pasangan apa adanya.

5. Mau Mendengarkan
Setiap Anda berbicara padanya, tak sedetik pun perhatiannya beralih. Ia pendengar yang baik, bisa mendengarkan Anda bicara berjam-jam lamanya tanpa rasa bosan, penuh perhatian dan mengerti apa yang Anda diinginkan. Sehingga Anda tak perlu mengulang kalimat yang sama berkali-kali dan mengatakan,”Kamu ngerti enggak sih, apa yang saya bicarakan tadi?”

6. Always On Time
Untuk urusan apa pun, dia selalu berusaha untuk tepat waktu. Janji bertemu jam tujuh malam, dia sudah tiba di tempat setengah jam sebelumnya. Baginya, lebih baik dia yang lumutan, daripada membiarkan Anda menunggu. Apalagi jika meeting pointnya dirasa tidak familiar dengan Anda.

7. Kontak Batin
Tanpa diucapkan, kalian bisa saling tahu cuaca hati masing-masing. Meski bukan paranormal, kalian seperti bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi, serta perasaan pasangan pada situasi dan kondisi tertentu. Bila Anda sudah merasakan hal tersebut terhadapnya, selamat! Mungkin dialah belahan jiwa Anda.

Arti Huruf Depan Nama anda




* A *
Kamu jauh dari romantis. Lebih tertarik pada tindakan, sih. Ada prinsip ‘apa yang dilihat, itulah yang didapat’. Kamu pasti tidak sabar main mata atau pegangan tangan di gedung bioskop. Maunya langsung tancap, hehehe…. Maka tidak ada tempat bagi seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura pura sopan atau muna. “Sudah bukan jamannya isyarat yang tak jelas” kata kamu. Padahal, secara penampilan luar, tidak kelihatan lho, bahwa kamu itu penuh gairah dan seksi..

* B *
Duh, romantisnya. Bukankah kamu suka suasana makan malam yang indah? Kamu juga suka menerima hadiah-hadiah sebagai tanda cinta dari pasangan. Kamu ingin dimanja dan tahu bagaimana memanjakan dia. Kamu sangat pribadi dalam menunjukkan rasa cinta dan khususnya saat bercinta. Kamu akan menahan semuanya sampai segala sesuatu sesuai. Kamu mampu mengontrol hasrat dan puasa dari seks bila harus. Kamu membutuhkan sensasi dan pengalaman baru. Kamu selalu ingin bereksperimen.

* C *
Kamu adalah pribadi yang sangat sosial. Maka hubungan pribadi sangatlah penting. Kamu butuh kedekatan dan kebersamaan. Kamu harus dapat bicara dengan pasangan sebelum, selama dan sesudah bercinta. Kamu ingin objek kasih sayang haruslah bisa diterima secara sosial, untuk itu si dia harus ganteng atau cantik. Kamu melihat kekasih sebagai teman dan pendamping.
Kamu adalah orang yang sangat seksi dan sensual. Yang kamu butuhkan adalah seseorang yang menghargai dan hampir memuja kamu. Nah, ketika itu tak tercapai, kamu tega meninggalkannya dalam waktu lama tanpa aktivitas mesra/seks sama sekali. Kamu adalah seorang ahli dalam mengontrol keinginan.

* D *
Semangat kamu besar sekali dalam mengejar sesuatu yang diinginkan.
Kenapa? Seperti tak ada kata menyerah. Tapi kamu sangat ngemong dan peduli pada masalah orang lain.
Di luar itu, kamu sangat seksi, bergairah, setia dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks, bagi kamu adalah hal yang menyenangkan dan harus dinikmati. Kamu terdorong oleh hal hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka. Untuk yang terakhir ini waspadalah.

* E *
Ternyata, kebutuhan terbesar kamu adalah bicara. Jika teman kencan bukan pendengar yang baik, hubungan bisa buruk. Maka carilah pacar yang menarik secara intelektual. Jika tidak, kamu tak akan tertarik secara seksual padanya. Sehari-hari, kamu benci ketidakharmonisan, tapi menikmati perdebatan. Aneh ya? Kamu juga suka main mata, dengan kilah: tantangan itu lebih penting dibanding tindakan seksual. Boleh dipercaya kok, kamu sangat setia begitu sudah menjatuhkan hati. Tapi kesetiaan itu tak cukup berarti bagi kekasih kamu jika ia bukan orang pintar. Karena kamu bisa tertidur dengan buku di pelukan.

* F *
Jangan terlalu idealis-lah. Kamu juga sangat memuja lawan-jenis. Yang kamu cari adalah pasangan hidup terbaik. Nggak gampang lho. Karena kamu merasa sangat setia pada pasangan? Atau karena kamu merasa sensual, seksi? Di depan banyak orang, kamu suka pamer, lho. Suka kemewahan dan kecantikan dibalik sifat romantis yang kamu miliki. Sehingga adegan cinta dramatis adalah fantasi favorit kamu di masa silam. Tapi, sebagai kekasih, kamu sangat baik hati kok.

* G *
Kamu orang yang sangat pemilih. Sukanya pada kesempurnaan diri, dan apalagi kekasih. Kamu hanya menanggapi orang-orang yang status serta intelektualitasnya lebih. Di tempat tidur, kamu tahu bagaimana meraih puncak stimulasi erotis karena kamu mengerjakannya dengan amat cermat.
kamu bisa menjadi seseorang yang amat aktif secara seksual ketika menemukan waktu yang tepat. Tugas-tugas dan tanggung jawab, mengatasi hal-hal lain. Kamu mungkin sulit dekat secara emosi dengan seorang kekasih, tetapi tidak kesulitan dekat secara seksual.

* H *
kamu mencari pasangan yang dapat menaikkan reputasi dan mendapatkan keterampilan. Kamu sangat baik terhadap kekasih sekali waktu menjalani \ komitmen. Hadiah-hadiah kamu sebenarnya merupakan investasi bagi pasangan. Sebelum menjalani komitmen, kamu cenderung berhemat dan berhati-hati terhadap pengeluaran dan kebiasaan berkencan serta sama hati hatinya dengan keterlibatan secara seksual. Kamu adalah kekasih yang sensual dan sabar.

* I *
Kamu memiliki kebutuhan besar untuk dicintai, dihargai, bahkan dipuja.
Kamu menikmati kemewahan, sensualitas dan kenikmatan ragawi. Kamu mencari kekasih yang tahu apa yang dikerjakan. Kamu tidak tertarik orang orang amatir kecuali mereka yang membutuhkan tutor. Kamu cerewet dan menghabiskan banyak tenaga untuk menjadikan terpenuhinya keinginan.
Kamu butuh eksperimen dan mencoba mode baru untuk kegiatan seks. Kamu mudah bosan sehingga membutuhkan petualangan dan perubahan seksual. Kamu lebih sensual daripada seksual tetapi kadang menurun menjadi terlalu bernafsu, hihihi…

* J *
Kamu sangat romantis dan terkait dengan kemewahan cinta. Memiliki pasangan adalah hal yang sangat penting bagi kamu. Kamu bebas dalam menyatakan cinta dan ingin mengambil kesempatan, mencoba pengalaman seks dan pasangan baru, membuat semuanya terasa enak. Otak memicu kamu. Kamu harus merasa bahwa pasangan mendorong secara intelektual. Bila tidak, kamu akan kesulitan menjaga hubungan dengannya.
Kamu membutuhkan cinta, butuh disayang, butuh suasana yang mewah, pokoknya dihargai.

* K *
Tak ada kata lain, kecuali: kamu benar-benar luar biasa mengagumkan ….

* L *
kamu sangat romantis, idealis kadang percaya bahwa mencintai itu artinya berkorban. Kamu mengakhiri hubungan atau berhenti menarik hati orang yang punya masalah tak biasa. Kamu melihat diri sendiri sebagai penyelamat kekasih. Kamu tulus, penuh kasih, penuh nafsu dan mimpi. Kamu mudah jatuh cinta. Kamu sering berfantasi dan terdorong oleh film dan majalah. Kamu tidak mengatakan rahasia hidup kepada orang lain, apalagi fantasi seksual kamu.

* M *
Emosional dan bersemangat. Ketika terlibat dalam sebuah hubungan, kamu melempar seluruh diri kamu di dalamnya. Tak ada yang bisa menghentikan. Tak satu palang pun mampu menghalang. Kamu habis-habisan, dan mengidamkan seseorang yang sama: penuh kasih dan bersemangat. Kamu percaya pada kebebasan seksual total. Kamu ingin mencoba semua. Pasokan energi seksual kamu seolah tak pernah mati. Kamu juga senang bertindak seperti ‘ibu’ bagi pasangan.

* N *
Sori, Anda payah di tempat tidur!

* O *
Kamu sangat tertarik kegiatan seksual tapi sangat tertutup dan malu mengakui hasrat itu. Kamu bisa mengarahkan banyak energi seksual untuk menghasilkan uang dan atau mencari kekuasaan. Kamu dengan mudah dapat memperpanjang periode lajang kamu. Kamu penuh kasih, penuh gairah, pecinta seks, dan menuntut hal yang sama dari pasangan. Seks adalah hal yang serius sehingga kamu meminta keragaman intensitas dan ingin mencoba semua. Kadang, gairah kamu berubah menjadi posesif yang harus terus dicek.

* P *
Kamu sangat sadar akan norma sosial. Kamu tak akan berpikir untuk melakukan sesuatu yang membahayakan citra atau reputasi. Penampilan itu penting. Kamu membutuhkan pasangan yang kelihatan tampan atau cantik, tapi juga pandai. Anehnya, kamu memandang pasangan sebagai musuh untuk mendorong getaran seks. Kamu relatif bebas dari gangguan seksual. Kamu mau bereksperimen dan mencoba cara baru. Kamu sangat sosial dan sensual. Kamu menikmati main mata dan membutuhkan cukup banyak penghargaan dari segi fisik.

* Q *
Kamu butuh aktivitas dan dorongan konstan. Kamu punya banyak sekali energi fisik. Tak mudah bagi seorang pasangan untuk tetap bersama kamu, baik secara seksual maupun hal lain. Kamu adalah kekasih yang antusias dan cenderung tertarik pada orang dari kelompok etnis lain. Kamu butuh romantisme, jantung hati dan bunga serta perbincangan untuk menaikkan gairah dan berlanjut ke kegiatan seks.

* R *
Kamu orang yang sangat logis dan berorientasi pada tindakan. Kamu butuh seseorang yang dapat mengikuti langkah, dan secara intelektual menyamai, syukur lebih cerdas. Kamu menjadi bergairah karena dorongan pikiran dibanding badan yang indah. Tapi, ketertarikan fisik juga amat penting bagi kamu. Maka, si dia harus orang yang bisa dibanggakan. Secara pribadi, kamu sangat seksi, dan beranggapan seks itu penting, sehingga sisi negatifnya kamu dapat menjadi pasangan yang sangat menuntut.

* S *
Kamu sangat tertutup, suka menahan diri dan malu. Padahal kamu cukup sensual dan bergairah. Hanya dalam keintiman pribadi kamu membiarkan alam membuka rahasia kamu. Ketika seks menjadi hal fundamental, kamu adalah seorang ahli. Kamu tahu semua trik kecil, dan sanggup bersandiwara atau bermain-main dan membuat kehidupan cinta menjadi sangat serius. Kamu punya kesabaran untuk menunggu orang yang tepat.

* T *
Kamu sangat sensitif, pribadi, dan pasif secara seksual. Kamu menyukai pasangan yang mengambil pimpinan. Musik, lampu temaram, dan pikiran romantis menaikkan gairah kamu. Kamu berfantasi tetapi tidak mudah jatuh cinta. Ketika sedang kasmaran, kamu romantis, idealis, menggelegak, dan amat bersemangat. Kamu menikmati saat pikiran dan perasaan terdorong, terangsang dan tergoda. Kamu adalah orang yang mahir dalam bermain mata. Kamu mampu membuat hubungan seperti mimpi.

* U *
Kamu antusias dan idealis ketika sedang jatuh cinta. Kamu jatuh pada orang-orang yang memuja. Kamu melihat roman sebagai tantangan. Kamu adalah seorang penjelajah dan butuh petualangan, kehebohan dan kebebasan.
Kamu hanya berurusan dengan hubungan yang potensial. Kamu merasa nikmat memberi hadiah dan melihat pasangan terlihat cantik atau tampan.
Dorongan seks kamu kuat dan bernafsu untuk langsung dikagumi. Kamu ingin menempatkan kesenangan pasangan diatas keinginan diri sendiri.

* V *
Kamu itu individualis dan butuh kebebasan. Kamu menunggu sampai kenal seseorang dengan baik sebelum berkomitmen. Mengenal seseorang, berarti menjiwainya. Kamu merasa butuh mengerti isi kepalanya untuk mengerti apa yang mambuatnya bergerak. Kamu tertarik pada orang-orang eksentrik.
Seringkali, ada perbedaan usia antara kamu dan pasangan. Kamu menikmati bahaya, gairah dan ketegangan. Adegan gay membuat kamu bergairah meski kamu bukan gay.

* W *
Kamu sangat bangga, tekun dan menolak tantangan jika mengejar cinta. Ego kamu dipertaruhkan. Kamu romantis, idealis dan sering jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan tidak melihat pasangan sebagai dirinya sendiri.
kamu merasa benar-benar melemparkan seluruh diri kamu ke dalam hubungan. Tak ada yang terlalu baik untuk pasangan. Kamu menikmati percumbuan.

* X *
kamu butuh stimulasi konstan karena mudah bosan. Kamu dapat berpacaran dengan lebih dari satu orang dengan mudah. Kamu tak dapat mematikan pikiran. Kamu terus bicara selagi bercinta. Kamu punya hubungan cinta yang hebat, semuanya oleh diri sendiri dan di dalam kepala.

* Y *
Kamu seksi, sensual dan sangat mandiri. Bila tak mendapatkannya dengan cara kamu sendiri, kamu menghentikan segala sesuatunya. Kamu ingin mengontrol hubungan yang tidak selalu berjalan baik. Kamu merespon dorongan fisik, menikmati sentuhan di leher dan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menyentuh, merasakan dan mengeksplorasi. Namun jika kamu menghabiskan waktu untuk mencari uang, kamu akan menghentikan kesenangan ragawi ini sementara waktu.
Kamu merasa perlu membuktikan pada diri sendiri dan pasangan, betapa hebatnya kamu sebagai seorang kekasih. Kamu ingin umpan balik soal kinerja. Kamu teman tidur yang terbuka, mendorong dan romantis.

* Z *
Bagi kamu, bisnis harus didahulukan dibanding seks. Jika kamu diganggu urusan karir, bisnis atau urusan uang, kamu akan susah untuk rileks dan mendapat mood untuk bercinta. Kamu idealis, romantis terhadap tanggung-jawab dan merasa harus sangat sensual. Kamu tak pernah kehilangan kontrol terhadap emosi. Kamu sangat hati-hati sebelum memberikan hati dan tubuh untuk urusan satu ini. Sekali kamu berkomitmen, kamu akan lekat seperti lem.

Sabtu, 10 Juli 2010

KONSEP KARMAPALA DALAM PRASTHANIKAPARWA

KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan YME atas bimbungan dan petunjuknya sehingga dapat menyelesaikan tugas makalah sastra jawa kuna prosa dengan judul konsep karmapala dalam prasthanikaparwa.Makalah ini dibuat untuk menyelesaikan tugas sastra jawa kuna prosa,agar mendapatkan nilai yang sempurna.


Tidak lupa ucapan terima kasih penulis sampaikan pada:
1.Hardinto.M,hum sebagai dosen pembimbing mata kuliah sastra jawa kuna prosa
2.Teman-teman satu kelas yang ikut memberi motivasi dan dukunganya
3.Semua pihak yang membantu dan mendukung terselesaikanya makalah ini.


Penulis meminta maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja.Penulis senantiasa menerima masukn dari pembaca untuk perbaikan makalah ini.Semoga makalah ini senantiasa bermanfaat untuk kemajuan kebudayaan jawa sekarang ini,dan menambah pengetahuan pada pembaca semua.





Yogyakarta.01 Desember 2008





BAB I
Pendahuluan

A.Latar belakang.
Sastra jawa yang dikenal kaya telah berkembang sejak awal sekali.Tumbuh lewat beberapa fase,dari jawa kuna,jawa menengah sampai jawa modern dan menunjukan aneka ragam perwujudan,dari naskah filsafat dan keagamaan berbentuk prosa,kakawin yang berbentuk jawa kuna prosa,kakawin yang berupa puncak perkembangan puisi.Sampai ke tulisan kerakyatan,bahwa sastra jawa dari jaman kuno dan menengah itu bukan menjadi bacaan mudah atau ringan.
Demikian halnya dengan naskah kuno diseluruh dunia,dan terutama dengan naskah lama jawa kuna.Guna dapat memahami suatu naskah berbahasa kuna,diperlukan studi khusus,bahkan cabang ilmu khusus.Untuk itu diperlukan sekali studi yang mendalam dibidangnya.
Seluruh dunia telah maklum akan hasil gemilang yang dicapai bangsa indonesia dahulu kala dalam hal kesenian.Lewat karya seni mereka mengungkapkan ide-ide religiusnya beserta pandanga mereka tentang manusia dan alam semesta.Bagaimanapun ada satu bentuk seni lainya yang terpelihara hingga kini.Tetapi yang saranya merupakan suatu rintangan sehingga sukar dinikmati oleh angkatan berikutnya karena yang tidak terbias lagi dengan sarana tersebut.Apalagi manusia dari negara lain yang lain pula kebudayaanya.Bagian besar sastra jawa kuna berhasil diselamatkan dalam perjalanan dari abad ke abad dan kini masih ada.Sering kali dalam keadaan yang lebih baik dari pada monumen-monumen batu.Isi yang terkandung dalam prasthanikaparwa secara garis besar adalah tentang perjalanan para pendawa meninggalkan hastinapura ketengah hutan untuk mencari surga.ada berbagai kandungan nilai yang baik.Untuk itu pada pembahasan selanjutnya adalah mengenai uraian secara singkat tentang apa saja yang ada dalam cerita ini.namun yang lebih spesifik disampaikan adalah mengenai buah atau hasil perbuatan yang lebih dikenal dengan karmapala


B.Tujuan.
1.Sebagai generasi muda kita harus tau dan peduli dengan kebudayaan dan sejarah perkembangan budaya jawa.
2.Perlunya kita mempelajari naskah kuna karena dalam naskah tersebut terdapat pemikiran orang jawa jaman dulu,sehingga kita tau bagaimana karya-karya sasra tersebut dibuat.
3.Epos mahabharata memiliki kandungan nilai edukasi yang tinggi,sehingga kita sebagai generasi penerus memiliki moral dan intelegensi yang tinggi

C.Manfaat.
1.Kita jadi bisa tau bagaimana perkembangan sastra jamn dahulu
2.Setiap perbuatan manusia pasti akan mendapatkan balasnya,sesuai dengan konsep karmapala.





















BAB II
Kajian teori

1.Definisi prasthanikaparwa
Kakawin merupakan karya sastra yang sejenis dengan puisi jawa kuna(Depdiknas,2001:491).Karya sastra jawa kuna terutama kakawin dipengaruhi oleh bahasa lain,bahasa snsekerta yang merupakan bahasa ilmu pengetahuan,filsafat,dan sastra yang dipaki oleh lapisan atas,khususny brahmna dan kalangan istana,sangat barpengaruh terhadap perkembangan sastra jawa kuna(Zoetmulder oleh Purwadi,2005&3).Adalah satu kakawin besar yang sangat besar adalah mahabharata.Kakawin Mahabharata terdiri dari 18 parwa(Hazim amir oleh Purwadi,2005:21)
Ditinjau dari asal kata atau etimologinya Prasthanikapharwa berasal dri kata Prasth yang dalam bahasa jawa kuna(Bahasa kawi)berartigithok,kemudian mengarah pada arti yang kedua adalah tetep.Dan parwa yang berarti cerita(Kamus kawi-jawa:218)
Selebihnya prasthanikapharwa diartikan sebagai cerita yang berisi tentang perjalanan para pandawa mendapatkan buah hasil perbuatan mereka sendiri-sendiri.

2.Ringkasan isi cerita
Pandawa yaitu yudhistira, bhima, arjuna,nakula, sahadewa bersama dropadi meninggalkan hastinapura.mereka diikuti oleh seekor anjing yang amat setia tetapi tidak diketahui dari mana asalnya.pada saat itu kekuasaan hastina ada pada tangan parikesit putra Abhimanyu,cucu Arjuna.Mereka ingin melepaskan diri dari keduniwian dan ingin mencari surga.Karena ketika berita mengenai musnahnya para Yadu pada Yudhistira,ia menggabungkan diri dengan adik-adiknya,siap-siap meninggalkan ibukota dan menuju kehutan.Dalam perjalanan mereka bertemu dengan dewa Agni yang memerintahkan agar Arjuna melemparkan senjatanya kelaut,kemudian smpailah meraka di Himalaya dan sesudah itu di padang gurun,sambil terus menerus melakukan yoga pemusnahan.Dropadi adalah yang pertama kehilangan kekuatan,karena ia terlalu mengasihi Arjuna lebih dari suami-suami lain..Kemudian menyusulah Shadewa karena ia mengira ialah yang paling cerdas,lalu Nakula karena ia mengira yang paling tampan.
Lalu Arjuna karena ia pernah menyombongkan pernah membunuh musuhnya dalam satu hari.Werkudara karena ia terlalu menyukai makanan serta kasar dan kurang halus dalam berbicara.Hanya Yudhistira yang masih tinggal,lalu nampaklah Dewa Indra yang mengajaknya ke surga dengan kereta.Tetapi ia menolaknya kalau anjing setianya tidak ikut.kemudian anjing tadi berubah menjadi dewa Dharma danYudhistura diangkat kesurga tanpa meninggalkan badanya.Tetapi ketika di surga ia tidak menemukan saudaranya beserta Dropadi,iapun tidak mau tinggal disana.Sebagai hadiah kejujurn dari Yudhistira,Dewa Dharmapun menghidupkan kembali Pendawa

3.Fungsi pembahasan cerita prasthanikaparwa
a.Sebagai bahan yang sarat dengan nilai-nilai yang berhubungan dengan buah perbuatan yang dapat dipetik hasilnya selama ia seorang masih hidup didunia
b.Sebagaimana cerita terdahulu cerita ini juga brfungsi sebagai pemahaman mengenai apa saja yang telah dialami oleh Pandawa.


















Bab III
Pembahasan


A. Terjemahan Prasthanikapharwa
Mangka ling sang waicampayana.Muwah matakwan Maharaja janamejaya ling nira:
”sajna mahamuni,apa ta ulah maharaja Yudhistira ,ri huwus nira rumengo ri kapejah sang watek yadu? Aparan ika gawe nira tumuluy warahen ta pinakang hulun ”

1. Demikian perkataan Sang Waisampayana.Bertanyalah Raja Jayamejaya:
”Wahai Sang Pendeta,perbuatan apakh yng dilakukan Maharaja Yudhistira setelah berakhirnya kaum yadhu? Menurut anda,apakah itu membuatnya meneruskan perjalananya?
Demikian perkataan Jayamejaya .
Bhagawan Waisyampayana menjawab.Ujarnya
”ketika Maharaja Yudhistira diberitahu oleh Arjuna ,ia berkata:
”hamba ingat,Sang dewa maut yang meyebabkan semua kematian,Tuanku juga mengetahui tentang cerita Sang Dewa Maut.Oleh karena itu sepantasnya tuanku memberitahu pada sanak saudara tentang perjalanmu ke belantara yang akan menemui 3 dunia,janganlah tuanku mencintai kerajaan dunia”.
Demikianlah perkataan Maharaja Yudhistira.Arjuna berkata kepada semua sadaranya tentang maksud perjalanan maharaja Yudhistira ke hutan .Dropadi juga diberi tahu,semua menyetujuinya untuk melakukan perjalanan ke hutan.Keesokan harinya Parikesit dipilih sebagai raja Hastinapura,Sang yusutsu menjaga tuan dari bhagawan Krepa.kemudian mereka melakukan upacara jenazah untuk menghormati arwah nenek moyang kaum Yadu dengan memberikan uang pada sang brahmana .setelah cara itu selesai,ditanggalkanya pakaian dan tanda kerajaan dan diserahkan pada parikesit.diterimanya pakaian dan tanda tersebut sebagai simbol pendeta.Datanglah Bhima,Arjuna,Nakula,Shadewa.Kemudian mereka semua bersama Dropadi mulia bertapa.Ia berpesan pada Subadra:
”adiku Subadra,tenangkan hatimu,kamu saya serahkan pada cucu kami,sang Parikesit,pelindung dunia dan tempat meminta pertolongan orang sholeh,janganlah kamu menangis hingga basah dengan air mata,karena hutan itu tempat kami menjalankan tapa.tenangkan hatimu.”
Sang Subadra tidak menjawab ,Sang Upuluy juga pulang ke dunia naga.Sang Citranggada kembali ke nipuraceda.Isti-istri raja kembali ke kerajaan masing-masing dengan menggunakan kendaraan kerajaan.Akhirnya mereka tinggal di Hastinpura.Bersandarlah pada Sang Parikesit.Semu menangisinya terutama Sang Subadra.

2. Ketika Pandawa berangkat bersama Dropadi,ada anjing yang mengikutinya.Mereka diantar oleh sang Yuyutsu,Bhagawan Krepa,orang tani,sang Brahmana,ksatria,waisya,sudra. Semua mengikuti dibelakangnya sambil menangis tak berdaya hingga suara tangisnya tak terdengar lagi.Mereka ingat Perbuatanya ketika pergi kedalam hutan,ketika mereka kalah berjudi.Demikianlah keadaanya dahulu,tidak ada orang yang dapat menggantikanya untuk berbakti kepada beliau lagi.demikian tangisnya terus menerus.Sekembalinya Sang Yuyutsyu menambah kesedihan Maharaja Yudhistira hingga pedih hati dan sakit hati sehingga Yuyutsyu dan bagawan Kerpa tidak membicaranya lagi.sang pandawa berjalan bersama Dropadi ,ada anjing yang mengikuti mereka tapi tidak tau dari mana asalnya.anjing itu sangat setia menemeni perjalanan mereka.mereka berjalan kearah utara,hingga menemukan sungai gangga.Tibalah mereka disungai yang dekat dengan pegunungan.Mereka melanjutkan perjalanan ketimur dan manemukan Puswasagara.Tetapi sekarang Sang Arjuna dan busurnya tak kunjung binasa.terlihatlah Sang Hyang Agni dalam bentuk manusia menghadng mereka.
” bho bhoh pandusuta wirah! Anda sekalian anak Pandu,aku Sang Hyang Agni,yang membakar sang Khandawana pada Arjuna dan sang Kresna,busur panah itu sebaiknya kamu kembalikan pada Baruna,karena tidak bergunabagi kalian.Seperti senjata Sudarsana yang sudh tidak berguna lagi bagi Kresna,pergilah ia,demikian juga engkau serahkanlah ia pada Bhatara Bharuna,bukankah tidak ada gunanya lagi bagi pendeta.
Demikianlah perkataan dewa Api.dengan hati-hati pandawa menyerahkan pusaka mahesudhi dengan cara dijatuhkanya di samudra.Maka senanglah Sang Agni.Sang Pandawa melanjutkan perjalanan ke selatan,tidak ada yang mengikutinya .Hilanglah panah dan busur mereka karena telah dikembalikan pad Bhatara Bharuna lantaran tajam.Mereka berjalan kesebelah kanan ke Bharatawarsa ,sampailah mereka di Daksinasagara,dan ke pacimasagara.Disana mereka menemukan Dwarawti berubah menjadi lautan.Tidak lagi menjadi kota.Akhirnya mereka menangis,terharu ketika tidak melihat kaum Yadu karena tergulung ombak.Tidak akan diceritakan ombak itu.Sampailah mereka di bukit berkabut (Himawan).Mereka melihat puncak mahameru dan ditemukanya gurun.di sana Dropadi gugur karena yoga dan jatuh ke Bumi
Dan berkatalah Werkudara ;

3. Sri Baginda Raja Yudhistira,lihatlah sang Dropadi tuanku.mati berguling ke Bumi,tidak berhak ikut tuanku,tolomglah ia,sang Raja”Dharmawangsa berkata:”Tuanku Sang Bima ,janganlah merasakan kesedihan terutama pada Dropadi.
”Pakspato mahan asya wicesena Dhananjaye,tasyaitat phalam adyaiwa prapnoti kulasattama”.
Dropadi mengasihi kita berlima,tetapi lebih menyukai arjuna.Karena buah perbuatan demikianlah ia menjadi demikian.”tuanku yang terhormat,Sahadewa ikut meninggal,terlihat terguling di tanah,perbuatan apakah yang dilakukanya?”
”Tuanku Werkudara demikianlah perkataan beliau:
”Na kasyacid mahaprajn atmanah sadrca bhawet,tena dosena patitas tasmad esa nrpatmajah.”
”Tak ada seorangpun yang menyamai kepandaianya di kerajaan ini.Segala perbuatan baik dan buruk akan dijumpainya.Karena itulah ia gugur.Sukar bagi mereka untuk membandingi kepandaianya di dunia ini.Itulah dosanya,karena itulah ia jatuh.Janganlah anda turut bersedih.”
”Tuanku Raja yang terhormat,beginilah sang nakula ikut mati,apakah sebabnya?”
Sang Werkudara berkata:
”Rupena natsamo nasti kccid ity asya darcanam,adhikac caham ewaika ity asya manasi sthitam.”
”Rupanya hal itu menimbulkan kesombongan dihatinya.Inilah dosanya yang membuatnya tidak berhak ikut kita.”
”Baginda Raja yang terhormat,demikian saktinya dn kuatnya arjuna,seperti Dewa Indra,tetapi tiba-tiba saja mati tanpa sebab,terlihat berguling di tanah.Apakah perbuatan buruknya?”
”Ekahna nirdahet catrun ity uwaca dananjayah,tatha caitan na tatha ca karttawyam bhumim icchata”.

4. ”Pada dahulu kala ketika melawan Kurawa,walaupun waktunya hanya sehari namun ia yakin dapat membuat musuh berpaling.sampai pada waktu pertempuranpun pikiranya meleset.Ia hanya mengungsi supaya ia hidup.itulah dosa Arjuna.Lantaran telah gugur ia tak berhak ikut dengan kita.”
”Baginda raja tolonglah Bima,tuanku.tiba-tiba tubuh hamba bergetar,tidak berhak ikut tuanku.”
”Adiku Bima,inilah akibat perbuatan burumu dulu”.
”Athibhuktam ca bhawata anapeksya paran iwa,bhaksan ca ktayayet hrdah tenasi patito bhuwi”.
”Tindakanmu yang gemar makan itulah,tidak perduli perjalanan anda.Perkataanmu yng kasar,membanggakan kesaktian menjadikan dosa buatmu.Karena itulah tidak berhak ikut kami,tenangkanlah hatimu”.
Demikianlah kata Raja,mati bergilinglah bima.keempat pandawa dan dropadi telah gugur.Dengan demikian Maharaja Yudhistira hanya berdua dengan anjingnya.Tidak diceritakan oleh Dharmawangsa tentang perjalanan beliau.Akan tetapi akan diceritakan mengenai yang meninggal,mengenai jiwa mereka beserta Dropadi.Setibnya di Banjaran Sari,mereka melewati jalan dan menemukan pintu berjumlah sembilan ,kemudian meminta pintu:Nenek Hamba Dewa Dwarika,kami minta pintu”!
”Hamba Pandawa .”
Menjawablah Bima:”Ah seandainya tidak diberi,akan kurobohkan pintu itu”.Dibukanya pintu itu dan lewatlah mereka.Sampai di persimpangan jalan Pandawa bingung ap yang harus diperbuat,karena setiap melihat jalan-jalan itu mereka tidak tahu jalan mana yang harus diikuti.Akhirnya menagislah mereka karena banyaknya jalan ke Surga.Jlan itu sunyi enyap,Pandawa lelah,kemudian datanglah resi narada yang menunjukan jalan.Mereka ditunjukan jalan ke Yamaloka.Melihat pandawa dibohongi Duryudna sedemikian rupa.Karna mengetahui kesengsaraan saudaranya(Pandawa).Karena itulah mereka diikuti.karena tidak diampuni bila membayr hutang pada Duryudana.Karna mempercepat langkah dan menyusul Pandawa.

5. Pandawa menyapa Karna:
”Selamat datang tuanku,apakah yang menyebabkan mengikuti kami?”.Berkatalah Karna:
”Adiku Dananjaya demikian:Hamba dulu ketika didunia tidak berperang dengan tuanku.Pembayaran hutangku pada Duryudana karena memberi senang pada tuanku,kubayar dengan kematian.Hambapun bersaudara dengan Pandawa.Sehingga nantipun ketika menemui kesengaraan kita tak berpisah.Oleh karena itu hamba turut bersedih dan berduka.”
Demikian kata Karna:tidak digambarkan keadaan di Yamaloka.sesudah sampai berucaplah Raja:
Ketika keempat pandawa dan Dropadi gugur,tinggalh Yudhistira seorang diri,akan tetapi ada seekor anjing yang menyosongnya dari kereta.Maharaja Yudhistira,janganlah anda sedih karena kematian saudara anda.Sifat dan perbuatan manusia demikian adanya agar mendapatkan surga.Mak karena buah perbuatan anda,anda kembali ke Surga seorang diri.”bhatara Indra yang terhormat,sesungguhnya anugrah ini sangat berlebuhan bagi hamba,maka hamba mohon anjing ini ikut kembali kesurga karena hamba tidak sampai hati meninggalkanya.
”Maharaja Yudhistira,bagaimana mungkin anjing ini ikut kesurga,karena kenyataanya kotor dan tidak suci.Bahkan seandainya memandang pada nasi,minuman keras,dilarang oleh dewata.Janganlah anda mengasihinya”.
”Demikianlah perintah Bhatara Indra pada sang Raja.
”Tak sampai hati hamba memutuskan kesetiaan,meninggalkan anjing ini” anjing ini selalu setia mengikuti hamba kemanapun pergi.Barang siapa memutuskan kesetiaan,betapa sengsaranya.Oleh karena itu hamba tidak akan meninggalkanya”
”Maharaja Yudhistira,sudah menjadi hukum yang pasti bahwa barang siapa memutuskan kesetiaan apalagi meninggalkan saudara mereka maka kesetiaan itu telah berhenti bagi tuanku”.
”Wahai Bhatara Indra bukan memutuskan kesetiaan namanya,karena meninggalkan kesetiaan ketika hidup sama halnya dengan istri yang setia,tidak mencuri uang orang sholeh,berkhianat pada teman.Karena itulah hamba tak sampai jika meninggalkanya.”.
Demikian perkataan Maharaja Yudhistira.Anjiing itu menghilang dan berubah menjadi Dewa Dharma.Maharaja Yudhistira keheranan.
”Anaku maharaja Yudhistira,untuk kedua kalinya hamba menguji engkau.Ketika enkau disoraki oleh Ddwaitawana,terlihat kejujuran dan keadilanmu.Engkau tidak mau menghidupkan Bima,Arjuna,Nakula,Sadewa,sebab akan terlihat kesedihan sang Madri.Oleh karena itu kamu tidak mau nantinya kamu akn gagal ke Surga karena mengasihi seekor anjing.Tak ada kekuranganmu dalam merasa belas kasihan.Karena itulah kembali ke surga seorang diri!”
Demikian kata Dewa Dharma.Datanglah Dewa berujud Bagawan narada.dia mengiringi perjalanan Yudhistira,terbang melayang dengan kereta sambil memuji:
”Lokan awrta yacasa tejawwrtya rodasim,swacarirena sawampraptam nanyam cucruma Pandawat”.
”Maharaja Yudhistira anda memenuhi surga dengan nama baik,tak ada bedanya kembali kesurga dengan hidup-hidup.Nantinya akan terlihat lebih baik baginya dari semua raj-raja yang terdahulu”.
”Wahai Bhatara Indra,”kata Yudhistira,dengarkanlah perkataan hamba:Dimana semua saudara hamba?”demikian kata yudhistira.
Janganlah merisaukan hal itu,maharaja Yudhistira.Janganlah mencampuri urusan-urusan saudaramu.Pikiran manusia memang demikian,sedangkan semua perbuatan akan kalian nikmati hasilnya.Perbuatan yang dilakukan manusia yang sempurna itu buah dari perbuatanya.janganlah anda mencampuri urusan saudaramu.tetapi hendaklah diperhatikan oleh kamu semua.
”Wahai Batara Indra,tak sampai hati hamba tidak peduli pad saudara-saudara hamba beserta Dropadi karena demikian banyaknya adik-adik hamba ikut dalam suka dan duka”.
”Tair winanotsahe wastum mahadaitya niwarhana,gantum iccnami tatraham yatra me bharataro gatah”.
”Pendek kata hamba tidak setuju kembali ke Surga jika tanpa saudara-saudara hamba serta Dropadi .Inilah pendapat hamba .
Demikian kata Maharaja yudhistira pada Hyang Surapati.


















BAB IV

A.Kesimpulan
Dalam satra jawa kuna yang berjudul Prasthanikparwa disana disebutkan tentang nilai serta ajaran yang dimiliki oleh orang jaman dulu serta tokoh-tokoh yang selalu jadikan contoh didalam pelaksanaan kehidupan nyata.Disisi lain diceritakan tentanng persaudaraan yang sangat erat yaitu pandawa yang ingin mencari surga secara bersama-sama dengan Dropadi.tapi dijalan mereka bertemu dengan banyak rintangan.Yang pertama Dropadi jatuh karena dia lebih menyukai Arjuna.lalu Arjuna juga mati karena di merasa sombong karena dapat membunuh musunya.Diikuti Nakula Sadewa karena mereka pikir pintar dan tampan.Werkudara ikut mati karena di sering berkata kasar dan terlalu banyak makanya.akhirnya yang paling bijaklah yang selamat,yaitu Yudhistira
Dalam ceruta diatas bahwa disebutkan orang jawa sangat menyadari bahwa didalam kehidupan sehari-hari orang harus dapat menempatkan diri dengan orang yang kedudukan dirinya dan sosial orang-orang lain yang dihadapinya baik tidak dihadapi.sikap ramah hormatitu diwujudkan dalam pemakaian bahasa atau ungah-ungguh bahasa dan sikap dari gerak gerik maupun raut muka.Yang kedua adalah kita harus punya sikap perwira yang ditandai dengan rela berkorban demi orang lain tanpa meminta balsaan.dan juga tidak boleh membedakan orang dari bentuk fisiknya saja,tetapi kita juga harus melihat juga pengorbanan dia pada kita.
Konsep istri mempunyai suami lebih dari 1 (Poliandri)ternyata di india sana masih ada.dan diodopsi dalam cerita Mahabarata bahwa Dropadi adalah istri Pandawa.Tetapi itu hanya adopsi dalam karya sastra saja,dan masyarakat jawa tidak mengadopsi kebudayaan tersebut.karena wanita hanya boleh punya suami satu saja.








DAFTAR PUSTAKA


Wojowasisto.1956.Kawisastra.Jakarta:Djambatan.
Purwadi.2005.Sejarah sastra jawa.Yogyakarta:gelombang pasang.
Any,anjar.1983.menyingkap serat wedhatama.Semarang:Aneka ilmu.
Depdiknas.2001.kamus besar bahasa indonesia.Jakarta:balai pustaka.
Mardiwarsito,l.1981.kamus jawa kuna indo.end flores:nusa indah.

HAKIKAT MEDIA PEMBELAJARAN

Hakikat Media Pembelajaran
Media adalah kata jamak dari medium (dari bahasa Latin) yang artinya perantara (between)[1]. Makna umumnya adalah “apa saja yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi ke penerima informasi.” Bebrapa ahli telah mendefinisikan media secara berbeda-beda, diantaranya yaitu:
a. Asosiasi Teknologi Komunikasi Pendidikan (Assosiation of Education Technology / AECT) membatasi media sebagai segala bentuk saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan atau informasi yang disajikan dengan peralatan-peralatan.
b. Briggs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
c. Asosiasi Pendidikan Nasional (National Education Assosiation / NEA) menyatakan bahwa media adalah bentuk-bentuk komunikasi, baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya.
d. Media berarti teknologi pembawa pesan yang dimanfaatkan untuk keperluan instruksional. Dalam kontek ini media tidak lain merupakan perluasan dari guru (Schramn, 1977). Ia juga membedakan antara media rumit dan mahal (big media) seperti media grafis, cetak audio, tape recorder dan sebagainya.
Dari beberapa pendapat tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa media adalah segala bentuk saluran baik tercetak maupun audio visual yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Dalam proses komunikasi, media hanyalah satu dari empat komponen yang harus ada, yaitu sumber informasi, informasi dan penerima informasi, serta komponen keempat adalah media. Jika satu saja dari empat komponen tidak ada, maka proses komunikasi tidak mungkin terjadi.
Dalam dunia pendidikan, konsep komunikasi tidak banyak berbeda kecuali dalam konteks berlangsungnya komunikasi itu sendiri. Dalam proses instruksional (pembelajaran), sumber informasi adalah guru, siswa, orang-orang lain, bahan bacaan, dan sebagainya. Penerima informasi mungkin guru, siswa, atau orang lain. Hanya dalam hal ini, media mendapat definisi lebih khusus, yaitu teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran (Schraman, 1988), atau sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran (Briggs, 1977). Namun selain itu, ada satu komponen lain yang ternyata perlu juga mendapat tempat dalam proses pembelajaran di kelas, yaitu metode pembelajaran (Heinch et.. al, 1989).
Mengenai pengertian media pembelajaran, Miarso (1986) memberikan definisi media pembelajaran sebagai segala bentuk saluran baik tercetak maupun audio visual yang dapat menyajikan pesan serta merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa.
Manfaat Media dalam Proses Pembelajaran
Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran (Arif S. Sadiman !996) adalah:
a. Dapat memperjelas penyampaian pesan agar tidak bersifat verbalitas (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan).
b. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, daya indra: objek kecil.
c. Dapat mengatasi sifat pasif anak didik.
d. Mempersempit konsep yang terlalu luas: beragam.
e. Menyamakan pengalaman dan persepsi.
f. Dapat menampilkan peristiwa masa lalu lewat film.
g. Menimbulkan rangsangan dan motivasi siswa untuk belajar mandiri sesuai kemampuan dirinya.
h. Dapat berinteraksi secara langsung antara anak didik dan lingkungan.
Sedangkan menurut para ahli lain, yaitu Schramm mengemukakan peranan media sebagai berikut: Information carrying Technologies That can Be Used for Instruction. The Media of Instruction, consequenthy are Extensions of the Reacher[2].
a. Media merupakan wadah dan pesan yang oleh sumber atau penyalurnya ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan tersebut.
b. Materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran, dan bahwa tujuan yang ingin dicapai adalah terjadi proses belajar.
Ada beberapa manfaat lain yang lebih khusus. Penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran tidak hanya dapat membantu guru mengajar, namun lebih penting lagi bahwa media pembelajaran tersebut dapat digunakan sendiri oleh siswa tanpa kehadiran guru secara fisik. Guru dan media pembelajaran dapat saling mengisi dalam memberikan kemudahan belajar bagi siswa., sehingga perhatian dan bimbingan secara individual dapat dilaksanakan oleh guru dengan baik, sementara informasi atau materi pelajaran pun dapat disajikan dengan jelas, menarik dan padat. Adanya peningkatan siswa dalam tingkat keterampilan kognitif atau motorik, yaitu:
a. Dapat membangkitkan atau mempertinggi minat belajar siswa
b. Dapat mempertinggi mutu proses kegiatan belajar mengajar
c. Guru dapat mengatasi hal-hal yang secara biasa tidak dapat disajikan karena beberapa sebab.
Kemp dan Dayton (1985) mengidentifikasi beberapa manfaat penggunaan media dalam pembelajaran, yaitu:
a. Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
Guru mungkin mempunyai penafsiran yang beraneka ragam tentang sesuatau hal. Melalui media, penafsiran yang beragam ini dapat direduksi dan disampaikan kepada siswa secara seragam. Setiap siswa yang melihat atau mendengar uraian tentang suatu ilmu melalui media yang sama akan menerima informasi yang persis sama seperti yang diterima teman-temannya.
b. Proses pembelajaran menjadi lebih menarik
Media dapat menyampiakan informasi yang dapat didengar (audio) dan dapat dilihat (visual) , sehingga dapat mendeskripsikan suatu masalah, suatu konsep, suatu proses atau suatu prosedur yang bersifat abstrak dan tidak lengkap menjadi lebih jelas dan lengkap. Media juga dapat menghadirkan “masa lampau” ke masa kini, menyajikan gambar dengan warna-warna yang menarik.
Media dapat membangkitkan keingintahuan siswa, merangsang mereka untuk bereaksi terhadap penjelasan guru, membuat mereka tertawa atau ikut sedih, memungkinkan mereka menyentuh objek kajian pelajaran, membantu mereka mengkonkretkan suatu yang abstrak, dan sebagainya. Pendeknya media dapat membantu guru menghidupkan suasana kelas dan menghindarkan suasana monoton atau membosankan.
c. Proses Pembelajaran menjadi lebih interaktif
Jika dipilih dan dirancang dengan benar, media dapat membantu guru dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif. Tanpa media, guru mungkin akan cendrung berbicara satu arah kepada siswa mereka. Namun dengan media para guru. Guru mungkin mempunyai penafsiran yang beraneka ragam tentang sesuatu hal. Melalui media, penafsiran yang beragam ini dapat direduksi dan disampaikan kepada siswa secara seragam.
d. Jumlah waktu belajar mengajar dapat dikurangi
Seringkali terjadi, para guru terpaksa menghabiskan waktu yang cukup banyak untuk menjelaskan suatu pokok pelajaran. Padahal waktu yang dihabiskan tidak perlu sebanyak itu jika mereka memanfaatkan media pembelajaran dengan baik. Misalnya guru menjelaskan tentang teori Gravitasi dengan menggunakan LCD atau juga dengan OHP sehingga murid dapat membayangkan dan memahami bagaimana proses terjadi Gravitasi beserta gejalanya.
e. Kualitas Pembelajaran dapat ditingkatkan
Penggunaan media tidak hanya membuat proses-proses pembelajaran lebih efisien, tetapi juga membantu siswa menyerap materi perkuliahan secara lebih mendalam. Pada umumnya, dengan mendengarkan guru saja, siswa mungkin sudah memahami materi yang dibahas dengan baik. Tetapi bila pemahaman itu diperkaya dengan melihat, menyentuh dan merasakan melalui media, pemahaman mereka terhadap isi pelajaran pasti akan lebih baik lagi.
f. Proses pembelajaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja.
Media pembelajaran dapat dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja, tanpa tergantung keberadaan seorang guru. Program-program audio visual atau program komputer yang saat ini penggunaannya sedang melanda diberbagai aspek kehidupan adalah contoh-contoh media pembelajaran yang memungkinkan siswa dapat belajar secara mandiri.
g. Sikap positif siswa terhadap belajar maupun terhadap proses belajar itu sendiri dapat ditingkatkan.
Dengan media, proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Dan hal ini dapat meningkatkan kecintaan dan apresiasi siswa terhadap ilmu pengetahuan dan proses pencarian ilmu itu sendiri.
h. Peran guru dapat berubah kearah yang lebih baik
Pertama, guru tidak perlu mengulang-ngulang penjelasan mereka bila menggunakan media dalam pembelajaran. Kedua, Dengan mengurangi uraian verbal (lisan), guru dapat memberi perhatian lebih banyak kepada aspek-aspek lain dari pembelajaran (seperti membangkitkan motivasi siswa, membantu siswa mencari bahan bacaan tambahan, dan lain-lain). Ketiga, peran guru tidak lagi menjadi sekadar “pengajar” tetapi konsultan, penasihat atau manajer pembelajaran.
Jenis-jenis Media
Ada berbagai macam jenis media yang lazim digunakan dalam pembelajaran, diantaranya adalah :
a. Media grafis termasuk media visual
Media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Media ini banyak jenisnya seperti gambar(foto), sketsa, diagram, bagan(chart), garifk(graphs), papan panel, papan buletin.
b. Media audio, yang berkaitan dengan pendengaran
Ada beberapa jenis media yang dapat dikelompokan dalam media audio, antara lain radio, alat perekam pita magnetik, piringan hitam dan laboratorium bahasa.
c. Media Proyeksi diam
Beberapa jenis media proyeksi diam antara lain: Film bingkai (slide), Film rangkai, Overhead transparancy (OHT), Overhead projector (OHP).
d. Media cetak seperti buku, surat kabar.
Pemilihan Media Pembelajaran
Sebelum mengajar hendaknya guru dapat memilih media yang akan digunakan dengan tepat. Hal ini dapat dilakukan apabila media yang tersedia lebih dari satu macam, tetapi walaupun demikian ada tiga hal yang harus dipertimbangkan di dalam pemilihan media yaitu:
a. Tujuan Pembelajaran
b. Kesesuaian media dengan materi yang akan dibahas
c. Tersedianya sarana dan prasarana penunjang
d. Karakteristik siswa
Selain pengembangan tersebut, sebagai pendekatan praktis, Don Ely (1982) menyarankan pertimbangan–pertimbangan berikut supaya diperhatikan juga, yaitu:
a. Media apa yang tersedia?
b. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengembangkan program?
c. Berapa biaya yang diperlukan?
Hand-out dan papan tulis adalah dua media yang hampir selalu digunakan oleh semua guru dan hampir selalu ada disetiap ruang, di perguruan tinggi manapun. Selain handout dan papan tulis, OHP juga umum digunakan di dalam program-program pendidikan atau perkuliahan. Bahan untuk menggunakan OHP mudah dipersiapkan sehingga tidak heran jika ada pembicara memilih OHP sebagai media yang dapat dimanfaatkan untuk program perkuliahan.
•Overhead Projector (OHP) dan Overhaed Transparancy (OHT)
Dalam hal ini OHP difokuskan sebagai perangkat keras dan OHT sebagai perangkat lunak atau tempat penuangan materi atau ide yang jika disatukan menjadi media intruksional yang berarti[3].
a. Overhead Projector (OHP)
Overhead projector adalah salah satu alat yang digunakan untuk memproyeksikan gambar atau tulisan pada transparansi film yang diletakkan di atas OHP dan diproyeksikan ke layar, sehingga diperoleh gambar atau tulisan yang lebih besar dari aslinya. Sulit mendapatkan informasi yang pasti kapan OHP diciptakan. Salah satu sumber mengatakan, OHP dibuat menjelang perang Dunia II (tahun 1941). Pemerintah Amerika Serikat terdesak harus memobilisasi rakyatnya secara cepat dan dalam jumlah banyak, sehingga dirasakan perlu sebuah alat yang dapat dipergunakan untuk menunjukan gambar bagi para instruktur agar lebih efektif dalam melatih calon tentara. Penggunaan papan tulis dan flip chart memang sangat mudah tetapi tidak dapat menjangkau jumlah siswa yang banyak. Penggunaan slide, Film Projector memang lebih efektif tetapi dalam menyajikannya perlu bantuan operator. Dengan demikian maka diciptakan OHP yang dianggap dapat mengisi kekurangan papan tulis atau chart dan menyederhanakan film atau slide sound.
Kelebihan Penggunaan OHP meliputi:
1. Biaya operasional relative lebih murah dibanding media modern.
2. Penggunaannya lebih praktis, mudah ditulisi, dihapus, ditambah gambar atau tulisan.
3. Tidak menimbulkan polusi, seperti jika menggunakan papan tulis.
4. Dapat digunakan untuk memperagakan dua dimensi atau tiga dimensi dalam batas-batas tertentu (dengan menghasilkan gambar silhouette)
5. Penggunaannya sangat mudah, tidak membutuhkan operator
6. Tidak memerlukan ruang yang terlalu gelap
7. Dapat meningkatkan daya ingat karena disajikan secara visual.
8. Dapat dikombinasikan dengan papan tulis dan handout atau jenis media lainnya
9. Terjadi kontak mata karena selama menggunakanya OHP, guru sambil menjelaskan materi kepada siswa.
10. Tanpa layar, gambar atau tulisan dapat diproyeksikan ke dinding.
Disamping kelebihannya, OHP masih mempunyai beberapa kekurangan, antara lain:
1. Tergantung ada tidaknya aliran listrik.
2. OHP yang bukan jenis portable tidak mudah dibawa-bawa.
3. Harus menggunakan spidol atau marking pen (spidol khusus untuk transparansi).
b. Overhead Transparansy
Overhead Transparansy (OHT) merupakan benda yang dalam penggunaannya harus menyatu dengan OHP. OHT adalah tempat dimana materi yang diajarkan dapat dituliskan atau digambar. Dapat diterima atau tidaknya materi yang diajarkan tergantung pada cara menuangkan materi yang diajarkan tersebut menjadi ide visual pada transparansy. OHT sering disebut juga transparansy film, terbuat dari plastik yang tembus pandang atau tembus cahaya sehingga ide visual dapat diproyeksikan.
Lembar transparansy atau write-on adalah lembaran plastik dengan ukuran normal: 26, 5x21 Cm. Ada berbagai macam jenis plastik yang digunakan untuk transparansi bentuk write-on ini, dari yang sangat canggih sampai yang sangat sederhana seperti plastik taplak meja. Dengan menggunakan transparansi bentuk write-on ini berarti para guru dapat menuliskan, menggambarkan pesan, informasi dan materi yang akan disajikan sebelum mengajar.
Beberapa keuntungan atau kelebihan bagi para guru jika menggunakan lembar transparansi adalah:
1. Dapat mempersiapkan materi lebih awal, sehingga sistematika penyajian terencana. Guru juga dapat menghemat waktu karena selama mengajar tidak perlu terus menerus menulis.
2. Dapat menyajikan urutan atau langkah-langkah dari suatu kejadian atau pekerjaan dengan menggunakan bentuk pembuatan OHT tertentu (overlay).
3. Informasi atau materi dapat disajikan dengan memilih tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin tik, computer, plotter atau gambar-gambar majalah dan sebagainya.
4. OHT dapat disimpan dan digunakan lagi dalam waktu yang cukup lama dengan menempatkannya pada sebuah kotak atau map
Di lain pihak, OHT mempunyai beberapa keterbatasan yaitu:
1. Sebelum mengajar guru harus meluangkan waktu untuk mempersiapkan atau mengecek kelengkapan materi yang akan disajikan
2. Susunannya mudah kacau
3. Ada masalah dengan penyimpanan
Meskipun demikian, keterbatasan ini dapat ditekan apabila kita mengetahui teknik pengembangannya, produksi, dan pemanfaatannya dengan sedikit teliti dan bersedia melakukan persiapan yang maksimal.
Pengembangan dan Produksi OHT
Seperti halnya media yang lain, OHT juga merupakan media visual yang komunikatif. Untuk mengingat ketentuan-ketentuan tersebut, maka kata Visuals dapat diartikan sebagai singkatan dari kata-kata:
Visible : Mudah dilihat
Interisting : Menarik
Simple : Sederhana
Useful : Isinya berguna atau bermanfaat
Accurate : Benar (dapat dipertanggung jawabkan)
Legitimatte : Masuk akal atau sah
Structured : Terstruktur atau tersusun dengan baik secara visual merupakan cara yang sangat penting dalam usaha mempersipkan OHT yang bermutu.
Mengembangkan rancangan OHT
Yang harus diingat dalam membuat rancangan OHT ini adalah: kembangkan OHT dari seluruh materi yang akan diajarkan, tetapi bukan mengajarkan materi dari OHT yang dikembangkan.
Mempersipkan bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
1. Materi bahan yang akan disajikan atau diajarkan
2. Kertas biasa atau kertas visual design pad
3. Pensil dan Penghapus
4. Lettering system, letraset, mesin tik listrik atau computer, rapido, marking pen dan sebagainya.
5. Master art design, gambar kartun, gambar nyata, dan sebagainya
Dalam membuat rancangan perhatikan pedoman berikut ini:
1. Dapat membaca:
a. Gunakan huruf dengan ukuran minimal 0,6 cm
b. Luas bidang penyajian materi idealnya 18x22 cm
2. Sederhana:
a. Tidak lebih dari enam baris untuk satu transparansi
b. Tidak lebih dari enam kata untuk satu baris
c. Satu lembar transparansi cukup untuk satu topic
3. Jelas:
a. Tidak acak-acakan
b. Sistematis dengan menempatkan judul diatas, pokok persoalan di tengah dan penjelasan dibagian bawah
Penggunaan gambar, chart, bagan, foto, dengan mengurangi jumlah tulisan sangat disarankan, karena berguna untuk lebih menarik perhatian siswa.
Visualisasi
Konsep Visual yang dipakai
Proses, prosedur, siklus Bagan alur (flowchart)
Fakta, data Tabel, matriks, daftar
Data perbandingan Grafik
Hubungan ruang Peta
Hubungan dalam struktur Bagan, skema, diagram
Hubungan keluarga Bagan silsilah
Memproduksi OHT
Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam memproduksi OHT, yaitu:
1. Memproduksi OHT dengan menggunakan teknik tertentu, antara lain:
a. Menggunakan color computer printer (plotter)
b. Menggunakan laser atau inject computer printer
c. Menggunakan metode diazo (seperti membuat suatu blue print pada gambar arsitektur)
d. Menggunakan alat thermofax
e. Melalui proses fotografi dan masih banyak lagi teknik lainnya.
2. Menggunakan OHT secara langsung (manual)
Dengan teknik yang sangat sederhana OHT dapat dipersiapkan dengan cepat. Bahan-bahan yang dapat digunakan adalah:
a. Plastik transparansi film, baik yang khusus diproduksi oleh suatu perusahaan maupun plastik yang biasa digunakan untuk menutup meja.
b. OHP pen (maker pen) atau spidol sebaiknya digunakan yang permanent
c. Penghapus, penggaris, selotape, kapas dan acetone
d. Bingkai (bila perlu), dapat dibeli dari produk tertentu atau membuat sendiri.
Bagaimana cara menuangkan gambar atau tulisan yang telah dikembangkan menjadi master OHT di atas transparansi film?
Transparansi film pada umumnya berukuran A4 (kuarto) namun demikian tidak seluruh bidang plastik tersebut dapat diisi pesan atau visual, karena format proyeksi yang baku adalah 18 x 22 cm. Jadi pertama kali yang harus dilakukan adalah tentukan ukuran tersebut pada transparansi film, kemudian letakkan master OHT dibawahnya. Jiplaklah visual yang telah dikembangkan pada master OHT ke dalam transparansi film. Pada dasarnya pembuatan OHT adalah teknik mengubah materi pelajaran berupa tulisan verbal yang bersifat lebih kongkrit.
Ada beberapa cara pembuatan OHT menurut bentuknya yaitu:
1. Transparansi bentuk tunggal, bentuk yang sangat sederhana dan hanya memerlukan satu lembar transparansi film saja.
2. Transparansi bentuk tumpang tindih (overlay) bentuk yang lebih kompleks biasa digunakan untuk menjelaskan tentang sekuen, alur cerita, atau prosedur dari suatu hal.
3. Transparansi bentuk masking (tutup buka) bentuknya hampir sama dengan bentuk tunggal hanya saja ditambah penutup dari kertas, biasanya digunakan untuk menjelaskan tahapan-tahapan dari suatu hal.
4. Transparansi bentuk billboarding, bentuknya sama dengan bentuk tunggal, hanya transparansi dilapisi oleh transparansi berwarna, pada bagian tertentu yang perlu penekanan, transparansi lapisan digunting.
OHT belum sempurna atau tidak menarik bila tidak diberi warna, oleh sebab itu warnai dengan marker pen untuk area-area kecil dan gunakan adhesivecolor untuk area-area besar. Pemakaian warna idealnya maksimum empat warna untuk satu OHT. Untuk memberi perhatian khusus pada kata-kata kunci pemberian warna dengan marker pen langsung pada tulisan sangat dianjurkan. Ada baiknya jika OHT tersebut diberi bingkai (mounting frame) agar OHT tidak mudah kotor, dan dapat untuk catatan.
Menyajikan OHT
Dibandingkan dengan media pembelajaran modern lainnya (slide, film strip atau opaque), OHP merupkan alat Bantu mengajar “tatap muka sejati” maksudnya adalah untuk menggunakan OHP keadaan ruang tetap seperti semula, tidap perlu gelap, penyaji tetap pada posisi semula (dengan sikap yang sama), yaitu tetap menghadap kepada siswa.
Beberapa pedoman penggunaan OHP pada waktu mengajar antara lain:
a. Menghadap kearah siswa.
b. Tidak menghadap atau membaca pada layar (kecuali untuk mengontrol ketetapan fokus dan letak tulisan atau gambar pada OHT.
c. Letakan OHT terlebih dahulu diatas OHP dengan baik kemudian baru nyalakan lampu OHP.
d. Mematikan segera lampu OHP jika tidak diperlukan lagi.
e. Penerangan ruangan tetap seperti semula (kecuali jika cahaya sangat kuat, lampu dekat OHP dapat dimatikan).
f. Gambar atau tulisan pada layar (sebagai hasil proyeksi) harus dapat dilihat dan dibaca dengan mudah oleh seluruh siswa.
g. Tunjukanlah hal-hal yang sedang dibicarakan, sehingga siswa tahu langkah demi langkah atau urut-urutan dari materi yang sedang dijelaskan.
h. Hindari catatan yang acak-acakan.
i. Tambahkan rincian penjelasan untuk hal-hal yang disajikan pada transparansi.
j. Media sangat membantu program perkuliahan
k. Dengan menggunakan media berarti materi yang akan diajarkan dapat dipersiapkan terlebih dahulu. Selain itu penggunaan media dapat menghindari penafsiran yang berbeda-beda.
l. Dengan menggunakan media proses pembelajaran akan lebih menarik, lebih interaktif dan lebih meningkatkan proses belajar mengajar.
Selain dapat memilih media dengan tepat, guru diharapkan juga mampu mengembangkan sendiri bentuk media yang paling sederhana. Overhead projector adalah salah satu alat untuk memproyeksikan gambar atau tulisan (pada OHT) ke layar OHP termasuk media yang sederhana yang sudah banyak digunakan di lembaga-lembaga atau perguruan tinggi OHP mempunyai beberapa kelebihan dan kelemahan. Informasi atau pesan yang akan disampaikan dapat berupa gambar atau tulisan yang dituangkan di atas OHT.
•Media dalam bentuk cetak (Buku)
Buku Sekolah meliputi buku teks utama, buku teks pelengkap, buku bacaan baik non fiksi maupun fiksi, buku sumber dan sebagainya.
a. Buku teks utama adalah buku pokok yang menjadi pegangan guru dan murid yang subtansinya mengacu pada kurikulum yang berlaku.
b. Buku teks pelengkap adalah buku yang sifatnya membantu atau merupakan tambahan buku teks utama yang digunakan oleh murid dan guru yang sebagian besar atau seluruh isinya menunjang kurikulum.
c. Buku bacaan non fiksi adalah buku bacaan yang ditulis berdasarkan fiksi atau kenyataan. Pada umumnya, buku bacaan non fiksi menunjang salah satu bidang studi, sistematika penyusunannya tidak seperti buku teks pelengkap tetapi di sajikan secara popular.
d. Buku bacaan fiksi adalah buku bacaan yang ditulis tidak berdasarkan fakta atau kenyataan, melainkan berdasarkan hayalan penulis, isi buku fiksi biasanya berbentuk cerita yang tidak benar terjadi.

________________________________________

[1] Arif S. Sadiman, Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatan, (PT.Raja Grafindo Persada)
[2] Arif S. Sadiman, Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatan, (PT.Raja Grafindo Persada)
[3] Arum, Wahyu Sri Ambar, Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, (MKM, 2007), Halaman 145